Monday, September 26, 2016

Data Perbandingan Antarplanet


Matahari
Kala Rotasi = 25 hari
Massa x Massa Bumi = 333.000
Diameter = 1400000 KM

Merkurius
Kala Rotasi = 58,6 hari
Kala Revolusi = 88 hari
Jarak rata-rata dari Matahari = 58 Juta KM
Massa x Massa Bumi = 0,055
Diameter = 4879 KM
Massa Jenis = 5,40

Venus
Kala Rotasi = -243,2 hari
Kala Revolusi = 224,7 hari
Jarak rata-rata dari Matahari = 108 juta KM
Massa x Massa Bumi = 0,815
Diameter = 12100 KM
Massa Jenis = 5,25

Bumi
Kala Rotasi = 23 Jam 56 menit
Kala Revolusi = 365,26 hari (1 tahun)
Jarak rata-rata dari Matahari = 150 juta KM
Massa x Massa Bumi = 1.000
Diameter = 12760
Massa Jenis = 5,52
Jumlah Satelit = 1
Nama Satelit = Bulan

Mars
Kala Rotasi = 24 jam 37 menit
Kala Revolusi = 687 hari
Jarak rata-rata dari Matahari = 230
Massa x Massa Bumi = 0,11
Diameter = 6790 KM
Massa Jenis = 3,93
Jumlah Satelit = 2
Nama Satelit = Phobos

Yupiter
Kala Rotasi = 9 jam 55 menit
Kala Revolusi = 11,86 tahun
Jarak rata-rata dari Matahari = 778 Juta KM
Massa x Massa Bumi = 318
Diameter = 142980 KM
Massa Jenis = 1,33
Jumlah Satelit = 16
Nama Satelit = Ganymeda

Saturnus
Kala Rotasi = 10 jam 40 menit
Kala Revolusi = 29,50 tahun
Jarak rata-rata dari Matahari = 1430 Juta KM
Massa x Massa Bumi = 95,18
Diameter = 120540 KM
Massa Jenis = 0,71
Jumlah Satelit = 18
Nama Satelit = Titan

Uranus
Kala Rotasi = -17 jam 14 menit
Kala Revolusi = 84 tahun
Jarak rata-rata dari Matahari = 2870 juta KM
Massa x Massa Bumi = 14,50
Diameter = 51120 KM
Massa Jenis = 1,27
Jumlah Satelit = 15
Nama Satelit = Ariel

Neptunus
Kala Rotasi = 16 jam 7 menit
Kala Revolusi = 164,79 tahun
Jarak rata-rata dari Matahari = 4450
Massa x Massa Bumi = 17,14
Diameter = 49530
Massa Jenis = 1,70
Jumlah Satelit = 8
Nama Satelit = Triton

Catatan:
Sejak tanggal 24 Agustus 2006 dalam sidang umum Himpunan Astronomi Internasional / IAU di Praha Republik Ceko memutuskan mengeluarkan Pluto dari daftar planet-planet di tata surya kita, karena:
  1. Orbit Pluto memotong orbit planet neptunus, sehingga dalam perjalanannya mengelilingi matahari, Pluto kadang berada dekat dengan matahari dibandingkan neptunus
  2. Ukuran pluto yang kecil. Sekarang Pluto dimasukkan dalam keluarga baru planet kerdil / planet katai atau asteroid

Sunday, September 11, 2016

Pembentukan Organisasi Militer dan Semimiliter oleh Jepang

Sejak tahun 1943, dalam Perang Pasifik Jepang mulai terdesak. Oleh karena itu, Jepang memanfaatkan para pemuda Indonesia untuk melakukan persiapan menghadapi serbuan tentara sekutu. Adapun usaha-usaha yang dilakukan Jepang adalah membentuk beberapa kesatuan semi militer dari rakyat. Kesatuan-kesatuan tersebut diantaranya:
  • Seinendan (Barisan Pemuda);

Seinendan dibentuk pada tanggal 9 Maret 1943 sifatnya semi militer, anggotanya terdiri dari pemuda berumur 14 tahun sampai 22 tahun. Organisasi ini dipersiapkan untuk mempertahankan daerah masing-masing dan tokohnya yaitu Latief Hendraningrat.
  • Keibodan SBarisan Pembantu Polisi);

Keibodan dibentuk pada tanggal 29 April 1943. Anggotanya para pemuda berusia 23-25 tahun. Di Sumatera, kesatuan ini disebut Bogodan, di Kalimantan disebut Borneo Kokan Hokokudan. Kaibodan diawasi langsung oleh departeman kepolisian Jepang (Keimubu) agar tidak terpengaruh oleh gerakan nasionalisme Indonesia.
  • Fujinkai (Himpunan Wanita);

Fujinkai dibentuk pada bulan Agustus 1943. Anggotanya terdiri dari para wanita berumur 15 tahun keatas.
  • Jawa Hokokai (Perhimpunan Kebaktian Rakyat Jawa);

Jawa Hokokai dinyatakan sebagai oraganisasi resmi pemerintah dan langsung di bawah pengawasan pejabat-pejabat Jepang. Tujuannya untuk  menggerakkan rakyat agar berbakti sepenuhnya kepada Jepang demi tercapainya kemenangan Perang Asia Timur Raya.
  • Syuisintai (Barisan Pelopor);

Syuisintai dibentuk pada tanggal 14 September 1944 dan baru diresmikan pada tanggal 25 September 1944. Syuisintai merupakan bagian dari Jawa Hokokai. Tujuan dibentuknya kesatuan ini adalah meningkatkan kesiapsiagaan rakyat. Pimpinan kesatuan ini diserahkan kepada tokoh nasionalis seperti Ir. Soekarno dan dibantu oleh R.P Soeroso, Otto Iskandardinata, dan dr. Buntaran Martoatmodjo.
  • Hizbullah (Kekauatan cadangan Jepang dari pemuda Islam);

dibentuk pada tanggal 15 Desember 1944. Tujuannya adalah menggiatkan usaha untuk kepentingan perang, membela agama dan umat Islam. Hizbullah dipimpin oleh KH Zainal Arifin dan wakilnya Muhammad Roem.

Kesatuan-kesatuan tersebut diatas merupakan cadangan untuk menghadapi serbuan sekutu (sifatnya semi militer). Untuk itu, Jepang membentuk kesatuan-kesatuan militer resmi, seperti:
  • Heiho (pembantu prajurit Jepang);

Heiho merupakan pasukan Jepang dari penduduk pribumi yang dibentuk pada bulan Oktober 1943. Heiho dianggap sebagai bagian dari angkatan perang Jepang dan tentara dari Heiho harus ikut bertempur menghadapi tentara sekutu di beberapa medan pertempuran di luar negeri, seperti Malya, Birma, dan Kepulauan Solomon.
  • PETA (Pembela Tanah Air);

Peta dibentuk pada tanggal 10 Oktober 1943. Kesatuan Peta bertugas mempertahankan tanah air di Indonesia dari penjajahan bangsa barat. Para anggota PETA mendapat pendidikan militer dari Jepang yang dipimpin oleh Yanagawa.

Friday, September 9, 2016

Pemerasan Tenaga Manusia Indonesia oleh Jepang

Pemerasan tenaga manusia terjadi dimana-mana, tidak memandang golongan dalam masyarakkat, semua diperas untuk keperluan perang. Jepang menanamkan semangat Bushido (Jiwa Ksatria), disiplin, tidak rendah diri dengan membina melalui pendidikan dan latihan khusus. Misalnya Barisan Pemuda Asia Raya pada tanggal 11 Juni 1942 yang bertujuan untuk melakukan propaganda pro Jepang; San A Seiken Kunrensho yang diprakarsai oleh H. Shimizu, merupakan organisasi yang bertujuan untuk menampung pemuda yang sudah aktif di organisasi.
Dalam pengerahan tenaga manusia, Jepang telah melakukan:
--> Kerja paksa Romusha yaitu kerja paksa tanpa upah. Para pekerjanya berasal dari daerah pedesaan yang pada umumnya buta huruf. Jika ada yang berpendidikan, paling tinggi hanya tamatan SD. Adapun pekerjaan yang dilakukan oleh para pekerja paksa (romusha) pada waktu itu diantanya:
  • Bekerja membangun proyek-proyek untuk kepentingan perang, seperti jalan raya, jembatan, palangan terbang, kubu-kubu peternakan, dan gua-gua persembunyian. Gua semacam itu masih ada. Antara lain di kaliurang (Yogyakarta).
  • Beribu-ribu orang dari daerah Jawa diperjakan dihutan-hutan luar Jawa. Bahkan, ada yang diperjakan diluar negeri seperti malaya, Birma, Thailand dan Indocina.
  • Kerja paksa Kinrohosi yaitu wajib kerja bagi tokoh masyarakat seperti pamong praja, pegawai rendahan dan tidak diberi upah.

Wednesday, September 7, 2016

Usaha Jepang Memeras Sumber Daya Ekonomi dan Kekayaan Alam

Jepang berusaha memeras sumber daya ekonomi dan kekayaan alam Indonesia yang berupa hasil pertanian dan perkebunan, hasil tambang untuk kepentingan perang Jepang. Langkah-langkah yang diambil Jepang antara lain:
- memperbaiki sarana dan prasarana ekonomi yang rusak oleh Belanda
- (emua perkebunan diawasi oleh pemerintah militer Jepang
- Pembelian hasil perkebunan dimonopoli Jepang
- Tanaman perkebunan yang kurang berguna untuk keperluan perang dibatasi atau dimusnahkan dan diganti dengan tanaman jarak yang digunakan sebagai bahan industri minyak pelumas mesin pesawat terbang
- Tanaman perkebunan yang menguntungkan tetap dipertahankan, seperti tanaman kina, karet dan tebu
- Hutan-hutan ditebangi dengan alasan akan digunakan untuk tanah pertanian. Di pulau Jawa, terdapat 500.000 hektare hutan yang ditebang. Hal ini mengakibatkan erosi, banjir, dan tanah longsor. Akibatnya, tanaman padi penduduk hancur.

Pada masa pendudukan Jepang, hasil pertanian dan peternakan merosot tajam, karena:
a. Tanah pertanian ditanami terus-menerus tanpa menggunakan petunjuk pertanian yang baik. Jepang pernah memberi petunjuk cara bertani yang modern seperti yang dilakukan di negaranya, akan tetapi tidak berhasil karena kurangnya tenaga ahli
b. Untuk konsumsi militernya, pemerintah Jepang memotong ternak secara besar-besaran. Akibatnya, hewan ternak makin berkurang. Padahal, binatang ternak ada yang digunakan untuk mengolah lahan pertanian (sawah)
c. Penggarap sawah semakin berkurang karena dipekerjakan sebagai romusha
d. Rakyat harus menyerahkan 80% hasil panennya kepada Jepang

Karena hasil pertanian merosot tajam, maka penduduk kekurangan bahan makanan, timbul bencana kelaparan, banyak penduduk terkena busung lapar, sehingga angka kematian penduduk pada masa itu sangat tinggi. Selain itu, Jepang juga berusaha mengadakan bahan pakaian, namun mengalami kegagalan. Oleh sebab itu, rakyat disuruh menanam kapas. Akan tetapi, hasilnya tidak memuaskan dan belum diolah di Indonesia. Akibatnya, bahan pakaian untuk rakyat sangat berkurang, sehingga banyak rakyat di daerah pedesaan terpaksa memakai bahan dari karung goni.

Beban rakyat semakin berat karena Jepang menjalankan sistem ekonomi perang yaitu semua kegiatan ekonomi yang dilakukan bertujuan untuk menopang kegiatan perang yang dilakukan oleh Jepang. Rakyat diwajibkan menyerahkan barang-barang lain yang diperlukan Jepang untuk keperluan perang, seperti besi-besi tua.

Monday, September 5, 2016

Pembagian wilayah Indonesia oleh Jepang

Jepang melaksanakan pemerintahan militer di Indonesia dengan membagi tiga wilyah komando militer di Indonesia, yaitu:
  1. Wilayah militer I meliputi Jawa dan Madura, dibawah komando tentara keenam belas Angkatan Darat (Rikugun) yang disebut Jawa Guneibu yang berpusat di Jakarta/Batavia
  2. Wilayah militer II meliputi Sumatera dan sekitanya, dibawah komando tentara kedua puluh lima Angkatan Darat (Rikugun) yang berpusat di Bukittinggi
  3. Wilayah militer III meliputi

- Kalimantan,
- Sulawesi,
- Bali,
- Nusa Tenggara, dan
- Maluku
dibawah komando armada selatan kedua Angkatan Laut (Kaigun) yang berpusat di Makassar.
Pemerintahan di seluruh Asia Tenggara dibawah Komando Panglima Tentara Umum Selatan yang berpusat di Dalat, Saigo, Vietnam.

Saturday, September 3, 2016

Kedatangan Jepang di Indonesia

Perang Asia Pasifik yang diawali dengan serangan Jepang terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbor pada tanggal 7 Desember 1941 menyebabkan negara-negara sahabat Amerika Serikat (Inggris, Prancis, Belanda, dan Australia) menyatakan perang terhadap Jepang.

Dengan serangan kilat dan dalam waktu singkat, Jepang berhasil menguasai kawasan Asia Tenggara dan Pasifik. Angkatan udara Jepang mempunyai peranan penting sebagai kekuatan pembuka jalan untuk menguasai tempat-tempat dengan jalan membom. Daerah yang dikuasai Jepang diantaranya Indocina, Malaya, Filipina. Jepang pertama kali mendarat di Indonesia pada 10 Januari 1942 di kota Tarakan, selanjutnya menduduki Minahasa, Makassar, Balikpapan, Ambon, Pontianak, Banjarmasin, Palembang dan Bali.

Pada tanggal 1 Maret 1942 Jepang mendarat di Jawa (Banten, Indramayu, Bojonegoro) hingga pertahanan Belanda di Indonesia dapat dipatahkan. Pada tanggal 8 Maret 1942, Belanda menyerah tanpa syarat di Kalijati, Jawa Barat. Dalam penyerahan kekuasaannya, pihak Belanda diwakili oleh Letjen Teer Porten yang disaksikan Gubernur Jenderal Belanda Tjorda Van Stackenbourg kepada panglima perang Jepang Jenderal Hitosui Imamura. Maka sejak adanya perjanjian Kalijati tanggal 8 Maret 1942 kekuasaan Belanda di Indonesia telah berakhir dan dimulailah kekuasaan Jepang di Indonesia.

Tujuan Jepang menguasai Indonesia diantaranya Indonesia dijadikan basis pertahanan terdepan di Pasifik; Indonesia dijadikan tempat memperoleh sumber bahan mentah bagi industri perangnya; eksploitasi secara besar-besaran sumber kekayaan alam Indonesia dan sumber tenaga manusia untuk kepentingan perang melawan sekutu.edatangan Jepang disambut gembira oleh bangsa Indonesia karena Jepang membawa propaganda akan membebaskan bangsa Asia dari belenggu penjajahan barat. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia, Jepang memberikan pernyataannya sebagai berikut:
  1. Indonesia dan Nippon (Jepang) kedudukannya sederajat.
  2. Jepang saudara tua bangsa Indonesia.
  3. Jepang akan memimpin Asia untuk membangun Asia Timur Raya.
  4. Bendera merah putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya boleh dikibarkan dan dinyanyikan berdampingan dengan bendera Jepang (Shinomaru) dan lagu kebangsaan Jepang (Kimigayo).